Pertumbuhan pengguna Facebook makin melemah, CEO kehilangan Rp 272 T dalam 2 jam

Pengguna baru di Facebook hingga saat ini terpantau lemah. Kenaikan para pengguna baru di Facebook diketahui hanya 1,54 persen. Angka tersebut ternyata jauh lebih lambat dari kuartal pertama tahun ini yang tercatat 3,14 persen kenaikannya.

Sementara itu, pengguna aktif harian Facebook harian tembus di angka 1,47 miliar. Naik sangat rendah dengan 1,44 persen dibandingkan dengan kuartal pertama tahun ini yang tercatat 3,42 persen.

Mengutip laman Tech Crunch, Jumat (27/7/2018), sebagai perbandingan laju pertumbuhan pengguna harian paling lambat di Facebook adalah 2,18 persen pada Q4 2017.

Untuk mengalihkan perhatian terkait pertumbuhan pengguna yang lemah, Zuckerberg mengumumkan ada 2,5 miliar orang yang menggunakan aplikasi miliknya: Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger.

Namun, pernyataan bos Facebook tetap mempengaruhi pendapatan perusahaan. Saham Facebook pun anjlok hingga 22 persen karena investor khawatir soal pertumbuhan yang lambat dan dampak dari masalah privasi pada bisnis perusahaan.

Facebook juga mengumumkan bahwa pertumbuhan pendapatan perusahaan akan melambat di paruh kedua tahun ini dan pengeluaran bakal meningkat lebih cepat ketimbang pendapatan tahun depan.

Pengeluaran perusahaan akan digunakan untuk meningkatkan privasi pengguna yang buruk dan untuk memantau posting-an pengguna.

Diwartakan Independent, total pengeluaran pada Q2 melonjak menjadi US$ 7,4 miliar atau sekitar Rp 107 triliun, naik 50 persen dibandingkan tahun lalu.

“Tingkat pertumbuhan total pendapatan kami akan terus berkurang pada paruh kedua 2018, dan kami berharap tingkat pertumbuhan pendapatan kami hanya menurun dengan persentase satu digit dari kuartal sebelumnya secara berurutan di Q3 dan Q4,” kata kepala keuangan David Wehner.

Wehner menyebut pengeluaran diperkirakan akan melonjak, dari 50 persen menjadi 60 persen dibandingkan dengan tahun lalu karena perusahaan berinvestasi untuk keamanan, pemasaran, dan akuisisi konten.

Harta Zuckerberg juga dikabarkan mengalami penurunan setelah penutupan saham pada Rabu, 25 Juli 2018. Menurut bursa saham, nilai saham Facebook disebut-sebut mengalami penurunan hingga lebih dari 16 persen di bursa saham New York.

Gara-gara hal ini, laman Forbes yang Tekno Liputan6.com kutip pada Jumat (27/7/2018) menyebut, kekayaan Zuckerberg terjun bebas sebanyak US$ 18,8 miliar atau setara Rp 272 triliun.

Parahnya, penurunan jumlah harta Zuckerberg ini terjadi hanya dalam waktu dua jam.

Sekadar diketahui, pada pukul 17.30 waktu New York, saham Facebook turun 16 persen ke angka US$ 181,89 per lembarnya. Dalam waktu singkat, yakni pukul 17.48, saham Facebook turun lagi ke angka US$ 167 per lembar.

Hal inilah yang membuat nilai kekayaan bos Facebook langsung meluncur turun dari angka Rp 1.191 triliun ke angka US$ 63,6 miliar atau setara Rp 919 triliun.

Gara-gara nilai kekayaannya turun drastis, Zuckerberg yang tadinya merupakan orang terkaya nomor empat harus merelakan posisinya. Forbes Real-Time Rangkings mencatat, kini posisi Zuck menjadi orang terkaya nomor delapan di dunia atau turun empat urutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *