Ini Dia Versi iPhone Paling Laris Saat Ini

– Pendapatan yang didulang Apple lewat perangkat iPhone diklaim menanjak setiap tahun. Pada 2018 ini, CEO Apple Tim Cook mengatakan pendapatan perusahaan merangkak naik hingga 20 persen dari tahun sebelumnya di periode yang sama.

Meski beberapa data selama Juni lalu mengungkapkan bahwa iPhone 8 Plus jadi versi yang paling laris, Tim Cook mengatakan iPhone X lah yang menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan.

Cook mengklaim iPhone X sebagai iPhone terlaris dengan tingkat kepuasan konsumen mencapai 98 persen.

Hal ini diamini oleh Chief Financial Officer Apple, Luca Maestri. Dalam sebuah pernyataan, ia mengatakan bahwa pendapatan Apple bergerak menjadi 53,3 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 769,62 triliun pada tahun ini.

Menurut Maestri, secara keseluruhan, Apple berhasil mengapalkan sebanyak 41,3 juta unit iPhone pada periode April – Mei 2018. Meski jumlah ini lebih rendah 500.000 unit dari target awal, tetapi harga rata-rata penjualan perangkat mampu mencapai angka 724 dollar AS per unit.

Baca juga: Huawei Geser Apple sebagai Vendor Ponsel Terbesar Kedua di Dunia

Thomas Forte, analis dari D.A. Davidson & Co juga mengatakan senada. Ia menilai meski harga yang dibanderol untuk iPhone X terhitung mahal, tapi jika perusahaan bisa menjual perangkat ini dalam jumlah tertentu maka akan mendatangkan keuntungan finansial yang tinggi.

“Pelajaran yang bisa diambil oleh jajaran manajemen Apple dari perangkat iPhone X adalah ketika Anda menjual ponsel dengan harga lebih dari 1.000 dollar AS, Anda bisa saja menjual dengan jumlah yang lebih sedikit. Meski begitu Anda akan tetap bisa mendapat keuntungan,” ungkap Thomas sebagaimana dikutip KompasTekno dari Reuters, Rabu (1/8/2018).

Kendati demikian, harga iPhone X yang terlampau tinggi juga bisa menimbulkan adanya kekhawatiran di antara investor. Bahkan beberapa waktu lalu Apple diprediksi akan menghentikan produksi iPhone X dan iPhone SE agar fokus pada tiga ponsel teranyar yang dirilis tahun ini.

Meski begitu, saham Apple tercatat naik 3,7 persen dan menjadi rekor tertinggi perusahaan untuk periode ini.

Apple pun memperkirakan akan mendulang pendapatan mencapai lebih dari 60 miliar dollar AS hingga akhir 2018 nanti. Apple menyatakan optimismenya meski perusahaan tengah dilanda kekhawatiran atas tarif impor yang menjadi imbas perdagangan Amerika Serikat dan China.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *