Gereja Sampah Cairo

4 Keunikan Gereja Sampah yang Ada Di Cairo, Mesir

Siapa yang menyangka, jika diantara sebuah pemukiman kumuh berbau dan penuh dengan sampah terdapat gereja yang unik dan bagus? Biasanya, gereja dibangun pada tempat yang bersih, mudah dicapai dan terletak pada daerah yang ramai. Namun tidak dengan gereja yang satu ini. Ya, Gereja bernama St Simon the Tanner atau yang dikenal dengan Gereja Sampah ini justru terletak pada daerah kumuh. Penasaran dengan keunikan apa saja yang ada pada Gereja Sampah? Ikuti ulasannya hingga akhir artikel ini!

1. Jalur Berbau
Untuk bisa sampai ke lokasi Gereja Sampah, pengunjung harus terlebih dahulu melalui pemukiman Zabaleen. Zabaleen atau yang bisa disebut juga dengan pemulung memang banyak ditemukan pada daerah sekitar Bukit Mokattam yang menjadi tempat dimana Gereja Sampah berada. Tidak tanggung-tanggung, puluhan ribu pemulung menggantungkan hidupnya dengan cara mencari sampah di pemukiman Zabaleen. Dapat dibayangkan bagaimana keadaan pada daerah ini, tumpukan aneka jenis sampah membuat bau yang menyengat. Mau tidak mau, setiap orang yang ingin datang ke Gereja Sampah, harus melewati jalur yang berbau terlebih dahulu.

2. Berada Pada Gua Dan Bukit
Keunikan lainnya yang ada pada Gereja Sampah yaitu letaknya yang berada pada Bukit Mokattam. Sebagian besar bangunannya adalah batu karena memang pada dasarnya, Gereja Sampah ini adalah gua namun dibuat sedemikian rupa sehingga bangunannya terlihat indah dan unik. Terdapat beberapa bagian lainnya pada Gereja Sampah seperti aula yang berbentuk mirip stadion.

3. Gereja Terbesar Di Timur Tengah
Secara luas bangunan, Gereja Sampah dapat menampung hingga 20.000 orang. Dengan kapasitas sekian, tidak heran jika Gereja Sampah disebut sebagai gereja terbesar yang ada di Timur Tengah. Berwisata religi ke gereja seperti ini tentunya sangat menarik sekali, terutama bagi anda yang beragama kristiani.

4. Beratapkan Batu Gunung
Letak Gereja Sampah yang berada di gua membuat atap bangunan gereja ini berbeda dari yang lainnya. Ya, atapnya adalah batu layaknya pada gua umumnya. Perpaduan antara batu, deretan bangku panjang tempat jemaat duduk dan suasana alam yang terbuka, membuat pemandangan sekitar lokasi sangat indah dan suasana disini sangat nyaman serta damai.

Jika tertarik ingin berwisata ke tempat-tempat seperti ini atau jenis wisata religi umat Kristen lainnya yang menarik, bisa ikut tour & travel yang ada di Insight Tour. Klik pada halaman berikut ini untuk informasi lebih jelas http://insighttour.id/.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *