4 Jenis Kuliner Di Magelang yang Nikmat Dan Wajib Dicoba

Berkunjung ke luar kota, baik dalam rangka berwisata atau sekedar mampir, tentu belum lengkap rasanya tanpa mencicipi makanan khas daerah setempat. begitu pula, ketika datang ke daerah Magelang. Sayang rasanya jika tidak mencoba beberapa kuliner di Magelang. Nah, bagi kamu yang kebetulan saat ini berada di kota ini dan tertarik ingin mencoba sebagian makanan khas yang ada, berikut beberapa makanan khas yang layak dicicipi.

1. Sup Senerek
Di Indonesia memang banyak terdapat aneka jenis sup, namun sup asal Magelang yang bernama Sup Senerek ini patut dicoba karena memiliki perbedaan dari kebanyakan sup yang ada. Letak perbedaannya yaitu adanya penambahan jenis sayur berupa bayam dan kacang merah sehingga menjadikan cita rasanya khas. Sup Senerek merupakan kuliner khas Magelang yang juga mendapat pengaruh dari budaya Belanda. Untuk bisa mencicipi jenis kuliner satu ini, tidaklah sulit karena banyak warung di Magelang yang menawarkan menu Sup Senerek atau Sup Kacang Merah.

2. Nasi Goreng Magelang
Mendengar nama kuliner Nasi Goreng Magelang, mungkin membuat orang penasaran, apa sih bedanya dengan nasi goreng pada umumnya? Ternyata yang membuatnya khas dan menarik untuk dicoba adalah adanya tambahan tulangan ayam dan mie basah serta kaldu yang digunakan untuk campuran memasak nasi goreng membuat cita rasanya semakin nikmat dan menggugah selera. Proses memasaknya juga unik, tidak memakai kompor api atau gas, melainkan pakai tungku arang. Nasi Goreng Magelang paling nikmat disantap saat malam hari. Tertarik mencoba?

3. Getuk
Saat di Magelang, belum afdol rasanya jika belum menikmati panganan khas berupa Getuk. Makanan ringan yang berbahan dasar singkong ini banyak dijual di berbagai tempat di Magelang. Banyak wisatawan yang menjadikannya sebagai oleh-oleh. Seiring waktu, Getuk kini diproduksi dan dikemas dalam tempat yang bagus seperti kotak bambu sehingga menjadikannya produk lokal yang cukup memiliki nilai jual. Getuk cocok dijadikan cemilan atau teman saat minum kopi atau teh.

4. Kupat Tahu
Sama halnya dengan Sup, Kupat Tahu juga banyak dijumpai di beberapa daerah lain, hanya saja setiap daerah memiliki cirri khasnya masing-masing pada sajian Kupat Tahu, seperti yang ada di Magelang, Kupat Tahu disini memiliki perbedaan yang terletak pada bumbu dan penambahan sayuran. Kuliner khas berupa Kupat Tahu ini bisa dijadikan santapan saat makan siang ataupun saat malam hari.

Selain 4 jenis kuliner yang sudah dibahas tadi, pastinya masih banyak kuliner khas Magelang yang layak dicoba. Jika ingin berkunjung ke kota ini menggunakan bus, bisa melakukan pemesanan tiket bus dengan cara yang mudah dan praktis lewat online dengan cara klik HTTPS://WWW.REDBUS.ID.

Browser Microsoft Edge Kini Bisa Login Tanpa Password

Banyaknya layanan online membuat pengguna internet harus menyimpan dan mengingat aneka macam password. Alangkah praktisnya kalau bisa login dengan pengenal wajah atau pemindai sidik jari.
Itulah yang baru-baru ini diterapkan oleh Microsoft di peramban desktop Edge besutannya. Melalui implementasi standar Web Authentication, sang browser bisa melakukan login secara “password-less” alias tanpa kata kunci.
Sebagai ganti password, pengguna Edge bisa memilih sejumlah opsi otentikasi yang didukung, termasuk fingerprint scanner dan face recognition, seperti Windows Hello.
“Dengan Windows Hello, pengguna bisa login ke situs yang mendukung Web Authentication dalam hitungan detik,” tulis Microsoft dalam sebuah posting blog.
Ada juga dukungan untuk kunci USB fisik berbasis standar Universal 2nd Factor (U2F) macam Titan Security Key besutan Google yang baru diperkenalkan pekan lalu.

 

Pengenal wajah Windows Hello di peramban Edge.Engagdet Pengenal wajah Windows Hello di peramban Edge.
WebAuthn sendiri merupaakn standar otentikasi “password-less” daru FIDO Alliance dan World Wide Web Consortium. API untuk menjembatani web dengan pengenal biometrik di berbagai perangkat sudah didukung oleh peramban-peramban populer.
Selain Edge, dukungan WebAuthn juga sudah ditambahkan ke Chrome dan Firefox.

Microsoft mengklaim bahwa Edge memiliki dukungan WebAuthn yang terlengkap, dengan support untuk perangkat authenticator lebih beragam dibanding browser lain.

Namun pengguna Edge yang ingin login tanpa kata kunci masih harus bersabar menunggu. Fitur-fitur di atas baru tersedia lewat Windows Insider Preview build 17723 atau yang lebih baru.
Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Engadget, Rabu (1/8/2018), dukungan login tanpa password baru akan diterapkan secara menyeluruh di peramban Edge di Windows 10 versi 1809 yang akan dirilis belakangan tahun ini.

Ini Dia Versi iPhone Paling Laris Saat Ini

– Pendapatan yang didulang Apple lewat perangkat iPhone diklaim menanjak setiap tahun. Pada 2018 ini, CEO Apple Tim Cook mengatakan pendapatan perusahaan merangkak naik hingga 20 persen dari tahun sebelumnya di periode yang sama.

Meski beberapa data selama Juni lalu mengungkapkan bahwa iPhone 8 Plus jadi versi yang paling laris, Tim Cook mengatakan iPhone X lah yang menjadi penyumbang terbesar pendapatan perusahaan.

Cook mengklaim iPhone X sebagai iPhone terlaris dengan tingkat kepuasan konsumen mencapai 98 persen.

Hal ini diamini oleh Chief Financial Officer Apple, Luca Maestri. Dalam sebuah pernyataan, ia mengatakan bahwa pendapatan Apple bergerak menjadi 53,3 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 769,62 triliun pada tahun ini.

Menurut Maestri, secara keseluruhan, Apple berhasil mengapalkan sebanyak 41,3 juta unit iPhone pada periode April – Mei 2018. Meski jumlah ini lebih rendah 500.000 unit dari target awal, tetapi harga rata-rata penjualan perangkat mampu mencapai angka 724 dollar AS per unit.

Baca juga: Huawei Geser Apple sebagai Vendor Ponsel Terbesar Kedua di Dunia

Thomas Forte, analis dari D.A. Davidson & Co juga mengatakan senada. Ia menilai meski harga yang dibanderol untuk iPhone X terhitung mahal, tapi jika perusahaan bisa menjual perangkat ini dalam jumlah tertentu maka akan mendatangkan keuntungan finansial yang tinggi.

“Pelajaran yang bisa diambil oleh jajaran manajemen Apple dari perangkat iPhone X adalah ketika Anda menjual ponsel dengan harga lebih dari 1.000 dollar AS, Anda bisa saja menjual dengan jumlah yang lebih sedikit. Meski begitu Anda akan tetap bisa mendapat keuntungan,” ungkap Thomas sebagaimana dikutip KompasTekno dari Reuters, Rabu (1/8/2018).

Kendati demikian, harga iPhone X yang terlampau tinggi juga bisa menimbulkan adanya kekhawatiran di antara investor. Bahkan beberapa waktu lalu Apple diprediksi akan menghentikan produksi iPhone X dan iPhone SE agar fokus pada tiga ponsel teranyar yang dirilis tahun ini.

Meski begitu, saham Apple tercatat naik 3,7 persen dan menjadi rekor tertinggi perusahaan untuk periode ini.

Apple pun memperkirakan akan mendulang pendapatan mencapai lebih dari 60 miliar dollar AS hingga akhir 2018 nanti. Apple menyatakan optimismenya meski perusahaan tengah dilanda kekhawatiran atas tarif impor yang menjadi imbas perdagangan Amerika Serikat dan China.

 

Canon Perkenalkan Kamera Saku Pertama dengan Video 4K

Kemampuan merekam video 4K selama ini absen dari jajaran kamera saku Canon. Namun hal tersebut berubah dengan kedatangan PowerShot SX740 HS.
Berbekal prosesor gambar baru, Digic 8, Powershot SX740 HS merupakan kamera saku “4K” pertama dari sang pabrikan asal Jepang.
Kemampuan 4K itu dipadukan dengan lensa zoom berjangkauan 40X. Lensanya memiliki focal length 24-960mm (ekuivalen full frame) dengan bukaan f/3.3-6.9.
Sensor gambarnya masih sama dengan milik SX730 keluaran tahun lalu, dengan ukuran fisik 1/2,3 inci dan resolusi 20,3 megapiksel. PowerShot SX740 HS pun bisa dibilang sebagai SX730 yang ditambahi prosesor baru.
Canon terbilang telat menerapkan video 4K di lini kamera compact. Para pesaingnya seperti Sony dan Panasonic telah lebih dulu menerapkan hal serupa. Namun, sebelum PowerShot SX740 HS, memang belum ada kamera saku 4K dengan lensa zoom di atas 30X.
PowerShot SX740 HS sendiri merupakan kamera saku yang ditujukan bagi traveler. Layarnya yang selebar 3 inci di bagian punggung bisa ditekuk ke arah atas selebar 180 derajat untuk mempermudah selfie.
Fitur lain termasuk dual image stabilization, burst rate hingga 7,4 FPS dengan resolusi penuh, serta konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth.

Sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Cnet, Rabu (1/8/2018), PowerShot SX740 HS rencananya akan mulai dipasarkan pada akhir Agustus ini dengan banderol 400 dollar AS (Rp 5,8 juta). Pilihan warna yang disediakan adalah hitam dan silver.

Bukti Kuat iPhone Bakal Tampung “Dual SIM Card”

Sistem operasi iOS 12 tengah difinalisasi, dengan beragam fitur-fitur menarik di dalamnya. Targetnya bakal diresmikan pada akhir tahun ini dengan Animoji, Facetime grup, serta beberapa peningkatan dan penambahan lain.

Selain dari sisi software, agaknya iOS 12 juga membawa pemutakhiran pada segi hardware. Berdasarkan bocoran versi beta iOS 12, tertulis dukungan untuk slot kartu SIM kedua dengan embel-embel “secondSimStatus” dan “secondSimTrayStatus”.

Hal ini mengundang asumsi dan prediksi dari beberapa pihak bahwa iPhone berikutnya bakal memiliki slot untuk dua kartu SIM atau disebut “dual SIM card”.

Sebelum beredar bocoran barisan pemrograman iOS 12 versi beta, rumor tentang dual SIM Card pada iPhone berikutnya memang sempat terdengar. Kabarnya varian Plus yang bakal menyematkannya, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Rabu (1/8/2018), dari TechSport.

Bocoran iOS 12 bakal mendukung pembaruan hardware untuk dual SIM card.TechSpot Bocoran iOS 12 bakal mendukung pembaruan hardware untuk dual SIM card.

Jika benar, fitur dual SIM card tentu akan memudahkan aktivitas para pengguna iPhone. Tak perlu lagi mengeluarkan kartu SIM ketika harus memasukkan kartu baru dalam perjalanan ke luar negeri.

Baca juga: iPhone Dipastikan Tak Bakal Pakai Chip Qualcomm Lagi

Pengguna juga bisa memanfaatkan dua kartu SIM sekaligus untuk kehidupan sehari-hari. Misalnya satu kartu untuk urusan pribadi, sementara kartu lainnya untuk urusan kerjaan.

Apple bisa dibilang lambat mengakomodir fungsi ini. Lini-lini bersistem operasi Android sudah bertahun-tahun menyediakan dual SIM card untuk penggunanya.

Akan tetapi, tak ada kata terlambat untuk memulai sesuatu yang baik. Benar atau tidaknya kehadiran fitur ini, kita tunggu saja hingga iOS 12 benar-benar diresmikan dan iPhone selanjutnya diperkenalkan ke khalayak.

 

Sisi Lain di Balik Menterengnya Kerja di Google

– Pada Maret lalu, LinkedIn menempatkan perusahaan induk Google, Alphabet di posisi kedua, sebagai perusahaan yang paling banyak diincar warga Amerika Serikat untuk bekerja.

Namun, di balik hingar bingar bekerja di raksasa Silicon Valley tersebut, ada sisi lain yang belum banyak diketahui. Sebuah laporan dari Bloomberg mengatakan jika Google lebih banyak merekrut karyawan kontrak dibanding karyawan permanen.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah berdirinya Google selama 20 tahun, jumlah karyawan kontrak melebihi karyawan tetap. Data ini diperoleh dari sumber dalam yang mengakses basis data internal perusahaan search engine itu.

Pegawai kontrak Google ditandai dengan lencana berwarna merah, sementara pegawai tetap memiliki lencana putih.

Mereka mengisi berbagai posisi mulai dari bertugas menyajikan makanan, membersihkan kantor, menuliskan kode, menangani panggilan sales, merekrut pegawai, melakukan screening YouTube, menguji coba mobil tanpa awak milik Google, dan bahkan mengelola semua manajemen tim.

Mereka memang bekerja di perusahaan terkaya ketiga di dunia versi Fortune ini, namun peluang karir dan keuntungan lain secara prbadi sangat sedikit di dapat dibanding para pekerja tetap.

Baca juga: Berapa Gaji Rata-rata Karyawan Google?

Hal ini membuat lingkungan kerja Google terbagi menjadi dua kasta, yakni pekerja tetap di kelas atas dan pekerja kontrak di kasta kedua.

“Mereka (pekerja kontrak) merasa terisolasi dan seperti warga kelas kedua,” terang salah satu advokat grup Coworker.org, Yana Calou.

Secara pendapatan, pegawai kontrak juga memperoleh sedikit imbalan dari perusahaan dibanding pegawai tetap.

Maria Noel Fernandez, direktur kampanye Silicon Valley Rising, sebuah kelompok serikat pekerja yang mengadvokasi buruh mengatakan, boleh jadi mereka bekerja di perusahaan kaya, namun mereka bukan bagian dari kekayaan Google.

“Banyak pekerja yang tidak memiliki suara. Mereka belum tentu mendapatkan manfaat dari bekerja di sebuah perusahaan teknologi besar dan mentereng ini,” jelas Fernandez.

Dilansir KompasTekno dari Seattle Times, Rabu (1/8/2018), Google memberikan nama sendiri bagi para pekerja kontrak, yakni TVC yang merupakan kepanjangan dari “temps, vendors and contractors”.

Mereka dipekerjakan oleh pihak agensi luar, termasuk dari Adecco Group, Cognizant Technology Solution, dan Randstad.Sayangnya, Google menolak blak-blakan soal berapa agensi yang digunakan untuk merekrut pekerja sementara tersebut.

Sementara para mantan pekerja kontrak dan tetap Google, menolak untuk memberikan keterangan karena tak ingin membahayakan pekerjaan mereka. Namun mereka memiliki rencana untuk mendiskusikan isu pekerja kontrak ke manajemen Google.

Beberapa perusahaan Silicon Valley lain, seperti Apple dan Facebook juga bergantung pada pekerja kontrak yang terus menerus ada. Sebab, merekrut pegawai kontrak bisa menekan jumlah pekerja tetap.

Dengan begitu, biaya bisa dialirkan ke bidang utama, seperti pengembangan kecerdasan buatan. Setali tiga uang, para investor juga berharap perusahaan tetap bisa meningkatkan peforma dengan menekan jumlah pegawai.

Respons Google

Juru bicara Google mengaku jika perekrutan TVC hanya terjadi jika Google tidak memiliki ahli khusus, seperti supir shuttle bus, dokter, dan penguji berkualitas yang memiliki asuransi. Alasan lainnya, para pekerja kontrak direkrut untuk mengisi posisi yang sedang kosong, seperti ditinggal cuti pegawai tetap.

Kendati demikian, masih ada pekerja kontrak yang yakin jika bekerja di Gogle, meski kontrak, bisa menjadi batu loncatan karirnya. Mereka juga memandang Google sebagai tempat kerja yang dermawan. Walupun beberapa di antaranya merasa tersisihkan.

“Orang-orang akan menunduk meskipun kamu melakukan pekerjaan yang sama,” ungkap salah satu pekerja kontrak yang telah bekerja selama dua tahun di Google.

Salah satu mantan TVC juga mengatakan, “Kamu di sana, tapi kamu tidak (benar-benar) di sana”.

Baca juga: Karyawan Google di Seluruh Dunia Melakukan Unjuk Rasa

Isu lain yang menjadi sorotan adalah hak asuransi kesehatan para pekerja kontrak. Jika pun ada, rencana asuransi yang ditawarkan tidak memadai atau bahkan tidak ada penawaran.

Menurut kesaksian dari mantan pegawai kontrak yang berasal dari agensi Adecco, Google memberikan asuransi kesehatan untuk penyakit diabetes yang dideritanya sebesar 600 dollar AS, sekitar Rp 8,6 juta.

Dalam beberapa tahun terakhir, Google sempat menarik pegawai kontrak ke pegawai in-house.  Namun, setelah mendapat berbagai kritik pada tahun 2014, Google mengumumkan jika beberapa pegawai kemanan bisa menjadi pegawai tetap.

Banyak pekerja kontrak yang bekerja tak lebih dari dua tahun. Beberapa di antaranya melakukan pekerjaan di beberapa bidang dengan harapan bisa diangkat menjadi pegawai tetap.

Nasib pekerja kontrak di level atas cukup mujur. Setidaknya, mereka diizinkan menyematkan nama “Google” di akun LinkedIn mereka sebagai pegawai kontrak.

Mantan pegawai kontrak Google yang pernah menjadi salah satu marketing Google Polandia, Chris Szymczak mengatakan bahwa hubungan pekerja kontrak dan tetap sangat baik, bahkan di luar pekerjaan. Para pegawai tetap bisa memberikan rekomendasi untuk pegawai kontrak, agar mendapat pekerjaan baru di masa mendatang.

Namun tak semua bernasib sama seperti Szymczak. Perkara pilih kasih pernah diterima salah satu mantan pegawai tetap Google. Pernah suatu hari, eksekutif baru dari sebuah divisi datang.

Ia pun bercakap-cakap dengan beberapa pegawai, menanyakan beberapa hal manajerial seperti apa rencana Anda lima tahun mendatang.

Keesokan harinya, ia tertunduk malu, baru menyadari jika pegawai yang ia ajak bicara sebelumnya adalah para pegawai kontrak, bukan pegawai tetap. Ia pun meminta pegawainya melupakan semua yang telah didiskusikan sebelumnya.

Baca juga: Belasan Karyawan Google Kompak Mundur

Belum diketahui apakah isu pegawai kontrak ini masih ada di Google untuk saat ini atau tidak.
Mengingat pada kuartal-II 2018, Google sesumbar memiliki 89.058 pegawai tetap, tanpa menyebut jumlah pegawai kontraknya.

 

Huawei Geser Apple sebagai Vendor Ponsel Terbesar Kedua di Dunia

– Di kuartal II-2018, Huawei berhasil menggeser Apple sebagai vendor dengan jumlah pengapalan smartphone tertinggi kedua di dunia.

Berdasarkan data Canalys, Huawei tercatat berhasil mengapalkan 54 juta unit selama kuartal kedua tahun ini. Angka ini di belakang Samsung yang berada di peringkat pertama dengan pengapalan 73 juta unit.

Sedangkan Apple sejauh ini berhasil mengapalkan 41 juta unit smartphone dan menduduki peringkat tiga.

“Strategi Huawei telah berubah dengan signifikan sejak lebih dari enam bulan lalu. Terlepas dari kesalahannya dalam menggaet kemitraan dengan operator di AS awal tahun ini, Huawei berhasil dengan cepat beralih dan fokus untuk meningkatkan jajaran low end mereka,” ungkap Mo Jia, salah satu analis di Canalys yang berbasis di Shanghai.

Menurut Jia, prestasi ini juga didorong oleh keberhasilan penjualan flagship teranyarnya, yakni P20 dan P20 Pro.

Ponsel yang memiliki tiga lensa di bagian belakang ini memang berhasil menyita perhatian publik, sehingga sangat wajar jika penjualannya terus merangkak naik.

Jumlah pengapalan smartphone kuartal kedua 2018Canalys Jumlah pengapalan smartphone kuartal kedua 2018

Bahkan kedua model perangkat itu menyumbang angka pengapalan hingga 7 juta unit selama kuartal II-2018. Ini dikarenakan kedua perangkat ini mengadopsi teknologi baru yang fokus pada pengembangan AI dengan chipset Neural Processing Unit (NPU) serta dengan adanya kombinasi tiga kamera belakang.

“Kerja keras mereka terbayar lunas. P20 dan P20 pro terjual lebih cepat ketimbang pendahulunya. Di luar China, bahkan kedua perangkat ini terjual lebih dari dua kali lipat dibandingkan P10 dan P10 Plus,” ungkap Jia.

Selain keberhasilan penjualan P20, analis menilai prestasi ini juga tak lepas dari keberhasilan penjualan brand Honor di kuartal II-2018, yang menjadi sub-brand milik Huawei.

“Angka pengapalan Honor pun meningkat 24 persen dari kuartal kedua tahun 2017 lalu menjadi 36 persen pada tahun ini. Honor dapat dengan cepat membangun penjualan yang independen, paralel bersama Huawei mengarahkan brand ke market yang baru,” lanjut Jia sebagaimana dikutip KompasTekno dari Canalys, Rabu (1/8/2018).

Namun prestasi yang dicatatkan Huawei ini juga dianggap dibumbui oleh sedikit keberuntungan. Pasalnya, pertumbuhan Apple memang kerap melambat di kuartal II pada tahun penjualan.

Analis pun mengatakan bahwa prestasi yang dicatat Huawei tak perlu dilebih-lebihkan. Karena selama tujuh tahun terakhir, ini adalah kali pertama Apple tidak berada di posisi dua besar dengan angka pengapalan unit tertinggi.

Kendati demikian, angka ini bisa menjadi sebuah peringatan besar untuk Samsung dan Apple. Jika kedua raksasa ini tetap ingin menjadi yang teratas, maka perlu ada gebrakan khusus yang dapat membuat produk mereka lebih kompetitif.